RS Kardiologi Emirates Indonesia
Layanan Unggulan

KARDIOLOGI INTENSIF


Tentang Layanan

1. Dukungan Sirkulasi Mekanis Lanjut (Advanced Mechanical Circulatory Support - MCS)

Ini adalah pilar utama kardiologi intensif untuk menstabilkan pasien yang mengalami syok kardiogenik berat atau gagal jantung terminal yang tidak responsif terhadap obat-obatan inotropik:

ECMO (Extracorporeal Membrane Oxygenation): Khususnya VA-ECMO (Veno-Arterial ECMO), yang berfungsi sebagai pengganti sementara fungsi jantung dan paru-paru pasien. Sangat krusial sebagai bridge-to-recovery pada kasus miokarditis akut, syok kardiogenik pasca-infark lambat, atau gagal jantung kanan akut.

IABP (Intra-Aortic Balloon Pump): Penggunaan balon intra-aorta untuk meningkatkan perfusi arteri koroner selama fase diastolik dan mengurangi beban kerja jantung (afterload) selama fase sistolik.

2. Pemantauan Hemodinamik Invasif & Multimodal Kontinu

Untuk mengoptimalkan titrasi obat-obatan vasoaktif secara presisi di bedside pasien kritis:

Kateterisasi Arteri Pulmonal (Swan-Ganz Catheter): Mengukur tekanan baji arteri pulmonal (PAWP), curah jantung (cardiac output), dan resistensi vaskuler secara riil untuk membedakan jenis syok secara akurat.

Ekokardiografi Kritis (Point-of-Care Ultrasound - POCUS / Focus Cardiac Ultrasound): Evaluasi fungsi sistolik/diastolik, kontraktilitas segmental, fungsi katup, dan efusi perikardial secara serial langsung di ruang rawat intensif oleh intensivis.

3. Terapi Pengganti Ginjal Kontinu (Continuous Renal Replacement Therapy - CRRT)

CRRT pada Sindrom Kardiorenal (Cardiorenal Syndrome): Penanganan gagal ginjal akut akibat penurunan perfusi dari jantung yang gagal, atau overload cairan masif yang resisten terhadap terapi diuretik dosis tinggi. Prosedur ultrafiltrasi lambat ini dilakukan secara konstan selama 24 jam untuk menjaga stabilitas hemodinamik pasien yang sangat labil.

4. Manajemen Ventilasi Mekanis Spesifik Kardiovaskular

Pengaturan ventilator mekanis pada kardiologi intensif memerlukan pendekatan khusus karena adanya interaksi sirkulasi jantung-paru (cardiopulmonary interaction) yang ketat:

Ventilasi Tekanan Positif pada Gagal Jantung Akut: Pengaturan PEEP (Positive End-Expiratory Pressure) yang optimal untuk menurunkan preload dan afterload ventrikel kiri pada pasien edema paru akut, sekaligus menghindari kolaps sirkulasi pada pasien dengan gagal jantung kanan (misalnya pada emboli paru masif atau infark ventrikel kanan).

Butuh Informasi Lebih Lanjut?

Tim kami siap membantu Anda dengan informasi lengkap tentang layanan ini.

Informasi Layanan

Kategori Layanan Unggulan
Layanan KARDIOLOGI INTENSIF